RENUNGAN HARIAN

KELEMAH LEMBUTAN ADALAH SIFAT TUHAN

renungan harian, renungan nasrani, renungan alkitab

Bacaan renungan: Matius 26:47-56

Saya punya seorang teman yang sangat lemah lembut dan tekesan seperti cewek. Tidak jarang juga ia dijadikan bahan tertawaan dan olokan diantara kami. Sebenarnya saya sangat kasihan dengannya. Ingin sekali saya membantunya untuk berubah. Tapi alangkah kagetnya saya ketika rapat, ia yang tadinya lemah lembut menjadi pribadi yang sangat tegas, jauh sekali dari apa yang biasanya kami lihat. Mata saya pun hampir tidak bisa menutup ketika melihatnya seperti itu.

kelemah-lembutan-adalah-sifat-tuhan

Itulah sebabnya, kita tidak disarankan untuk tidak menilai seseorang dari yang dapat kita lihat dan perhatikan. Karena belum tentu penilaian kita itu benar. Seperti yang terjadi pada teman saya ini.

Kelemah lembutan juga merupakan sifat Tuhan Yesus. Coba kita lihat di Alkitab tidak ada ditemukan ia membalas cacian, hinaan bahkan pada saat diludah sekali pun. Bahkan saat menuju kayu salib Ia dengan rela melakukannya dengan rendah hati.

Kesimpulannya, orang yang lemah lembut merupakan pribadi yang kuat karena menunjukkan kebesaran hati untuk bisa mengampuni dan tidak membalas dengan dendam.

Terus bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah memilikinya? Jika belum, marilah kita berkomitemen untuk membangunnya. Memang tidak gampang, bahkan mungkin kita akan menemui halangan dan hinaan serta tidak jarang juga ada kegagalan dalam hidup kita.

Tapi dari semua itu jangan pernah putus asa sebab itu adalah proses. Kita harus percaya, bila kita mampu mengembangkan sifat ini maka kita akan menjadi orang yang berbahagia kerena hati kita dipenuhi dengan kasih Kristus! Luar biasa.

Terjemahan baru:
Galatia 5:22 berkata: Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan.

NONTON FILM PANAS

renungan harian, renungan nasrani, renungan alkitab

Bacaan renungan: I Tesalonika 4:1-12

Dari hasil ngobrol dengan beberapa teman ternyata ada juga orang percaya yang diam-diam nonton film adengan panas atau yang lebih sering kita katakan film BF atau film porno. Alasannya sih untuk mencari informasi mengenai hubungan seks? Loh kenapa harus dari film bukankah ada banyak seminar dan buku yang membahas mengenai seks berdasarkan ilmu pengetahuan (bukan buku/majalah porno loh).

nonton-film-panas

Jangan cari alasan deh untuk membenarkan suatu tindakan yang jelas-jelas tidak Tuhan suka. Sobat percaya, janganlah kita cemari pikiran kita dengan hal yang tidak kudus. Sekalipun kalian mengatakan "selama bisa mengendalikan diri jadi tidak masalah". Cuma pertanyaanya seberapa lama kalian bisa mengendalikan diri dari gambaran yang masuk dalam pikiran kalian.

Apakah otak kalian seperti komputer. Begitu dihapus dari recycle bin langsung tidak muncul kembali .

Ingatlah bahwa Tuhan kita itu kudus dan kita pun harus kudus. Jadi berhati-hati dan minta hikmat ketika menanggapi ajakan nonton film porno dari teman-teman. Mata kita bisa menjadi pintu masuk bagi jerat Iblis. Dunia saja mengatakan bahwa film porno itu jahat dan tidak baik serta merusak mental. Masa kita sebagai orang percaya mau merusak mental kita sendiri.

Terjemahan Baru:
I Petrus 1:16 berkata: Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

JADILAH ORANG PERCAYA YANG MILITAN!

renungan harian, renungan nasrani, renungan alkitab

Bacaan renungan: Ibrani 10:1-3

Suatu kali ketika musim mangga Adi mengambil beberapa mangga yang sudah tua untuk dikarbitkan/ diperam beberapa hari agar bisa masak. Namun begitu ia kupas dan cicipi ternyata rasa mangganya sangat asam dan tidak enak untuk dikonsumsi. Adi pun teringat akan kehidupan rohaninya selama ini.

jadilah-orang-percaya-yang-militan

Adi sering kali ikut KKR terlibat dalam pelayanan gereja serta berbagai kegiatan sosial lainnya tapi kalau dilihat lebih dalam. Ternyata ia masih suka ngomong kasar dan suka nonton bokep.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga sama dengan kehidupan Adi yang dari luar tampak "wow" tapi secara hubungan pribadi dengan Tuhan ternyata tidak berkualitas. Bukankah itu seperti buah karbitan. Kelihatannya enak dari luar tapi rasanya sungguh masam.

Itulah mengapa Tuhan tidak terlalu simpati dengan apa yang kita lakukan selama ini. Kita harus menjadi orang percaya yang kualitasnya militan yang menunjukkan bahwa Tuhan Yesus bekerja secara penuh pada semua sisi kehidupan kita. Tidak hanya pelayanan tapi kehiduapan kita sehari-hari. Amin

Terjemahan baru:
Roma 12:1 berkata: Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.